Bali – Pemilihan Umum Presiden 2024, adalah pemilihan umum kelima di Indonesia yang bertujuan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dan Prabowo-Gibran menjadi pemenangnya
Akan tetapi dibalik kemenangan Prabowo Gibran ada peran besar tim – tim relawan ,salah satunya GMPP (Gerakan Mantab Pilih Prabowo) Provinsi Bali
Dibalik kemenangan Prabowo – Gibran masih menyisakan luka mendalam bagi GMPP Bali karena perjuangannya tidak dihargai oleh GMPP Pusat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ristyarini Pujiastuti selaku ketua GMPP Bali atas perjuangannya memenangkan Prabowo – Gibran menjadi kenyataan .Hal tersebut telah terbukti berhasil mengakar rumput sehingga terbentuk GMPP Kabupaten se-Provinsi Bali
Menurut Ketua GMPP Bali Ristyarini mengatakan bahwa satu tahun sebelum pemilu presiden tahun 2024 GMPP Bali telah berupaya mencari masa untuk mendukung Prabowo – Gibran dengan biaya patungan,karena ada harapan seluruh biaya operasional akan diganti oleh GMPP Pusat
” Akan tetapi sampai Prabowo – Gibran resmi dilantik tidak ada kabar dari GMPP Pusat ” jelas Rityarini
Bahkan GMMP ( Gerakan Masyarakat Pendukung Prabowo ) provinsi Bali merasa dibohongi bahkan diperalat oleh Ketua GMMP Pusat .Pasalnya GMMP Bali telah bekerja dengan keras mengerahkan masa dan membentuk kepengurusan di seluruh Kab.se Provinsi Bali yang pada awalnya GMMP Pusat dengan janji manis akan memberikan biaya operasional,namun kenyataannya pil pahit biaya operasional tidak pernah diganti sampai saat ini
GMMP Bali telah berupaya untuk melakukan komunikasi kepada ketua GMPP Pusat Mantep Abdul Ghoni akan tetapi tidak pernah direspon,bahkan HPnya tidak bisa dihubungi
Selanjutnya GMPP Bali ke Kantor GMMP Pusat ,setelah sampai sana kantor tidak ada,bahkan Mantep Abdul Ghoni tidak bisa ditemui
GMMP Bali telah berkomitmen untuk membentuk GMPP dengan biaya patungan ,karena ada harapan akan diganti biaya operasional sekitar 1M dengan kepercayaan masa sekitar 200 ribuan akan tetapi berujung tidak ada dukungan biaya operasional.Dari sinilah GMMP Bali merasa dikibuli bahkan diperalat dan dijadikan sapi perah
” Selaku ketua sampai saat ini masih mendapatkan tekanan dari pengurus dan masa,karena menuntut biaya yang dikeluarkan” lanjut Ristyarini kepada awak media,Sabtu 28/2/26
Terakhir GMMP Bali telah turut berperan dengan suara Prabowo – Gibran di Bali cukup lumayan
” Kami hanya berharap kepada Prabowo – Gibran untuk memikirkan biaya operasionalnya” tutupnya










