Badung ,Dalam rangka menanamkan sejak dini bagi siswa terhadap tindak pidana korupsi,di Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Kejaksaan Negeri Badung mengadakan Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP se-Kabupaten Badung. Acara yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025 di Aula Satya Adhi Wicaksana
Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”,krgiatan ini diikuti oleh sejumlah SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung. Antara lain SMP Negeri 2 Petang, SMP Negeri 2 Abiansemal, SMP Negeri 3 Kuta, SMP Negeri 3 Kuta Selatan, SMP Negeri 1 Kuta Utara, dan SMP Negeri 2 Mengwi. Setiap sekolah mengirimkan tim yang berkompetisi dalam dua sesi seleksi. Setiap sesi seleksi terdiri dari tiga regu, dan setiap regu harus menjawab pertanyaan dengan tepat untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Tim dengan poin tertinggi akan melaju ke babak final.
Pada sesi perlombaan, para peserta menunjukkan semangat yang tinggi dan saling bersaing ketat untuk meraih kemenangan. Setiap tim berusaha keras untuk memberikan jawaban yang tepat, menunjukkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai anti-korupsi, serta pengetahuan umum lainnya. Setelah melewati beberapa babak seleksi yang penuh tantangan, akhirnya terpilih pemenang lomba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juara 1 diraih oleh SMPN 1 Kuta Utara yang diwakili oleh Putu Agus Adi Arya Merta Purnama, Luh Putu Ananda Heryani Putri dan Luh Ashley Devi Natania Putri Adnyana. Selanjutnya di posisi kedua diraih oleh SMPN 2 Petang yang diwakili oleh Ni Komang Mila Ariska, I Putu Alvaro Rimbawa dan Ni Wayan Alita Lestari Dewi. Juara 3 diraih oleh SMPN 2 Abiansemal yang diwakili oleh Ishana Prasanti, Ayu Narita Rahayu dan Ni Putu Lin Niken Yuhanik.
Selain itu, penghargaan Juara Yel-Yel Terbaik diberikan kepada SMP Negeri 1 Kuta Utara, yang menunjukkan semangat dan kreativitas luar biasa dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi melalui yel-yel yang mereka tampilkan. “Melalui lomba ini, bertujuan untuk menanamkan semangat anti-korupsi dan membentuk jiwa kompetitif di kalangan pelajar di Kabupaten Badung, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mendukung terwujudnya Indonesia yang bebas korupsi di masa depan,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Sutrisno Margi Utomo.
Dia juga berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya pemberantasan korupsi di Indonesia. Melalui lomba ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mendukung terwujudnya Indonesia yang bebas korupsi di masa depan










