Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana

Wednesday, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali | Kebaya merupakan salah satu pakaian nasional perempuan Indonesia yang sarat nilai budaya dan estetika. Di Bali, kebaya tidak hanya menjadi busana nasional, tetapi juga bagian penting dari pakaian adat yang dikenakan dalam berbagai upacara keagamaan. Seiring perkembangan zaman dan tren mode, kebaya Bali pun mengalami transformasi, baik dari segi desain, motif, maupun warna yang kini semakin variatif dan modern tanpa meninggalkan nilai kesopanan.

Perkembangan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat untuk tampil menarik sekaligus nyaman dalam berbusana. Tidak hanya kalangan remaja, perempuan dewasa hingga lanjut usia pun kini semakin selektif dalam memilih kebaya yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka. Salah satu jenis kebaya yang kian diminati adalah kebaya bordir, yang menawarkan keindahan motif serta fleksibilitas desain.

Melihat peluang tersebut, Ny. Kadek Ariasih, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, merintis usaha “Kembang Pucuk Bordir” sejak tahun 2010. Berawal dari seorang ibu rumah tangga, ia bertekad membantu perekonomian keluarga dengan membuka usaha produksi kain kebaya bordir. Dengan modal awal enam mesin bordir dan lima tenaga kerja yang masing-masing bekerja dari rumah, usaha ini dijalankan dengan sistem sederhana namun efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemasaran, Kembang Pucuk Bordir menerapkan strategi “jemput bola” dengan mendatangi langsung konsumen, mengingat belum adanya tempat usaha tetap. Produk-produknya kini telah menjangkau berbagai daerah di Bali, bahkan turut serta dalam bazar di Bandung dan Jakarta, serta pameran tetap di Art Center Denpasar. Promosi juga dilakukan melalui media sosial Instagram @kembang_pucuk_bordir, serta telah menjalin hubungan industrial yang mendukung keberlangsungan usaha.

Setiap bulan, Kembang Pucuk Bordir mampu memproduksi rata-rata 50 lembar kain kebaya bordir. Proses produksi masih menggunakan peralatan sederhana, dimulai dari pembuatan desain, pembuatan pola, hingga proses pembordiran. Tahapan diawali dengan pembuatan pola yang kemudian disablon menggunakan campuran talek dan air, sebelum akhirnya dibordir menggunakan mesin khusus dengan benang sutera. Satu produk kebaya bordir membutuhkan waktu pengerjaan sekitar tiga hingga empat minggu.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan kebaya bordir terus meningkat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya perempuan Bali yang mengenakan kebaya bordir dalam berbagai upacara keagamaan. Keunggulan kebaya bordir terletak pada ragam motif flora dan fauna yang kaya, serta kombinasi warna yang lebih hidup dan menarik.

Meski menjalankan usaha, Ny. Kadek Ariasih tetap mampu menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga dan anggota Persit dengan baik. Baginya, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Dedikasi dan semangatnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana lainnya untuk berani memulai usaha dari rumah.

Kembang Pucuk Bordir menjadi bukti nyata bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), jika dikelola dengan tekun dan inovatif, mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan strategi yang tepat serta komitmen terhadap kualitas, usaha ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Polres Badung Dukung Penanaman Bawang Putih Serentak 2026, Perkuat Percepatan Swasembada Pangan Nasional
Anggota Lantas Polres Karangasem Laksanakan Penyebrangan Pelajar SMP N 2 Amlapura
Sasar Sopir Angkot, Satlantas Laksanakan Patroli Dialogis di Jalan Kesatriaan 
Polsek Pupuan Hadir di Pagi Hari, Jaga Kelancaran Lalu Lintas dan Kamtibmas Melalui Strong Point
Polres Tabanan Peduli, Hadir Ringankan Beban Keluarga Anak dengan Kelainan Jantung
Polsek Sidemen Patroli Rutin Dialogis di Kawasan Wisata Jaga Kondusivitas Kamtibmas
Danramil Selemadeg Perkuat Sinergi Kamtibmas Lewat Forum Ngopi Bersama Masyarakat
Kapolsek Baturiti Salurkan Bantuan Kursi Roda, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 21:01

Polres Badung Dukung Penanaman Bawang Putih Serentak 2026, Perkuat Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Friday, 21 August 2026 - 20:24

Anggota Lantas Polres Karangasem Laksanakan Penyebrangan Pelajar SMP N 2 Amlapura

Friday, 21 August 2026 - 19:36

Sasar Sopir Angkot, Satlantas Laksanakan Patroli Dialogis di Jalan Kesatriaan 

Friday, 21 August 2026 - 18:59

Polsek Pupuan Hadir di Pagi Hari, Jaga Kelancaran Lalu Lintas dan Kamtibmas Melalui Strong Point

Friday, 21 August 2026 - 18:55

Polres Tabanan Peduli, Hadir Ringankan Beban Keluarga Anak dengan Kelainan Jantung

Berita Terbaru