Denpasar – Polda Bali melalui Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) meresmikan website CAKRAWASI (Cakra Pengawasan Orang Asing) sebagai sistem pengawasan orang asing berbasis teknologi yang dirancang untuk memudahkan pendataan serta pemantauan keberadaan warga negara asing di Bali secara lebih cepat dan akurat. Peresmian tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) pukul 18.00 WITA di Gedung Presisi Polda Bali.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, Kabinda Bali, Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, para Pejabat Utama Polda Bali, unsur lintas sektoral, asosiasi pariwisata, serta mitra yang berkontribusi dalam pengembangan sistem CAKRAWASI.
Dalam sambutannya, Dirintelkam Polda Bali menyampaikan bahwa penguatan pengawasan terhadap warga negara asing memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut mengingat Bali sebagai salah satu destinasi wisata internasional yang setiap tahunnya menerima jutaan wisatawan mancanegara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, upaya pengawasan tersebut tidak dapat dilakukan oleh aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan filosofi Bali “Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka”, yang bermakna bersatu, saling mendukung, dan bekerja bersama demi mencapai tujuan yang baik. Nilai tersebut menjadi landasan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban di Bali merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Bali dalam sambutannya mengajak seluruh pihak, khususnya pemilik akomodasi, pelaku usaha pariwisata, serta masyarakat untuk bersama-sama mendukung implementasi sistem CAKRAWASI dengan melaporkan secara jelas setiap kedatangan warga negara asing yang berada di Bali.
“Website Cakrawasi merupakan mata pengawasan yang tajam, sistem yang sigap, serta jembatan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga Bali tetap aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda Bali.
Melalui sistem tersebut, Polda Bali membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, aparat desa dinas, desa adat, banjar, hingga masyarakat, sehingga pengawasan terhadap keberadaan orang asing dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efektif.
Dengan hadirnya CAKRAWASI, diharapkan pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing di Bali dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sehingga Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman, ramah, serta terpercaya bagi masyarakat dunia.










