Tabanan – Polsek Baturiti melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU wilayah Kecamatan Baturiti pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2026 pukul 11.30 Wita. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau ketersediaan BBM bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan dan antrean kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM di SPBU 54.821.12 di Banjar/D Desa Luwus terdiri dari Pertamax Turbo 5.000 liter, Pertamax 26.000 liter, Pertalite 28.000 liter, dan Pertamina Dex 25.000 liter. Di SPBU 54.821.03, Banjar Tuka, Desa Perean Tengah, tersedia Pertamax Turbo 3.000 liter, Pertamax 13.000 liter, Pertalite 4.000 liter, dan B50 sebanyak 6.000 liter. Sementara itu, SPBU 54.821.15 di Banjar Pacung, Desa Baturiti, memiliki stok Pertamax 19.000 liter, Pertalite 33.000 liter, B50 sebanyak 17.000 liter, dan Pertamina Dex 2.000 liter. Adapun SPBU 54.821.06 di Banjar Kembangmerta, Desa Candikuning, memiliki stok Pertamax 10.000 liter, Pertalite 22.000 liter, Pertamax Turbo 5.000 liter, dan Pertamina Dex 5.000 liter.
Seizin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. – Melalui Kapolsek Baturiti Kompol Nyoman Darsana, S.H., kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Polsek Baturiti terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pengelola SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun hambatan lalu lintas yang dapat timbul akibat peningkatan aktivitas pengisian BBM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemantauan sementara, situasi di seluruh SPBU wilayah Kecamatan Baturiti terpantau aman dan tidak ditemukan antrean panjang yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di jalan raya. Polsek Baturiti akan terus melakukan monitoring secara berkala guna mendukung kelancaran distribusi BBM serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
**Humas Polsek Baturiti**










