Bangli – Suasana pagi di Pasar Kidul, pasar terbesar di Kabupaten Bangli, kembali diramaikan bukan hanya oleh dagangan, tapi juga oleh kehadiran personil Satuan Samapta Polres Bangli.
Selasa pagi, 25 Agustus 2026, tim Unit Turjawali Sat Samapta turun langsung ke tengah keramaian pasar. Bukan sekadar patroli keliling, kali ini mereka memilih cara “dialogis” — menyapa, berbincang, dan memberikan imbauan langsung kepada para pedagang maupun pengunjung.
Langkah ini mengacu pada Surat Perintah Kapolres Bangli Nomor: SPRIN/116/II/PAM.1.3./2026 tanggal 31 Januari 2026. Tujuannya sederhana: menjaga agar aktivitas jual beli tetap aman, nyaman, dan kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasar Kidul memang dikenal sebagai pusat keramaian Bangli. Di sinilah transaksi ekonomi berjalan setiap hari. Namun di balik keramaian itu, potensi gangguan keamanan juga bisa muncul kapan saja. Karena itu, kehadiran polisi di tengah pasar jadi penting.
Kasat Samapta Polres Bangli, *AKP Anak Agung Gede Purwita*, menyampaikan bahwa patroli seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin.
“Kami hadir bukan hanya untuk mengawasi, tapi juga untuk menyapa. Kami ingatkan para pedagang dan pengunjung agar selalu waspada, menjaga barang bawaan, dan segera melapor jika melihat hal yang mencurigakan. Keamanan itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya di sela-sela patroli.
Dengan senyum dan sapaan hangat, personil Samapta menyambangi kios sayur, lapak pakaian, hingga area parkir. Mereka mengingatkan agar pedagang tidak meninggalkan dagangan tanpa pengawasan dan mengimbau pengunjung agar tidak mudah percaya pada orang tak dikenal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Polres Bangli untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. Seperti semboyan yang selalu digaungkan:










