Gianyar – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan upaya menciptakan suasana belajar yang aman serta kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Singakerta melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka dengan para guru di SD Negeri 2 Singakerta di wilayah Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (22/08/2026). Kegiatan ini menjadi wujud implementasi Program Presisi Polri untuk Masyarakat, yang menekankan pentingnya kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas menjalin komunikasi langsung dengan para tenaga pendidik guna memperkuat koordinasi serta menyerap aspirasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekolah. Ia juga mengajak seluruh guru agar bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, tertib, serta terbebas dari potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar.
Melalui sambang ini, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi muda agar menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, maupun keterlibatan dalam praktik perjudian online yang semakin marak di kalangan remaja. Guru diminta untuk terus mengawasi perilaku siswa di sekolah dan berkolaborasi dengan pihak kepolisian jika menemukan indikasi pelanggaran hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memberikan pesan edukatif, Bhabinkamtibmas Singakerta juga mengingatkan agar masyarakat dan pihak sekolah senantiasa menjaga kondusifitas wilayah, khususnya terhadap tindak kejahatan konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, maupun pencurian dengan kekerasan. Kewaspadaan kolektif dan kepedulian sosial menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal di sekitar lingkungan sekolah dan pemukiman warga.
Kegiatan sambang ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan moral mengenai bahaya minuman keras dan pengaruhnya terhadap perilaku sosial masyarakat. Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa penyalahgunaan minuman beralkohol sering menjadi pemicu berbagai tindak kekerasan dan pelanggaran hukum, sehingga diperlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat untuk mengingatkan sesama agar tidak terjerumus ke dalam hal tersebut.
Dalam suasana penuh keakraban, Bhabinkamtibmas turut mengajak para guru untuk menjadi pelopor ketertiban dengan menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada peserta didik. Polri berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas, beretika, dan taat pada norma hukum.
Sebagai langkah konkret, masyarakat diimbau agar segera melaporkan kepada petugas Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Layanan cepat tanggap juga dapat diakses melalui Call Center 110, WhatsApp 081338665806 Lapor Kapolsek Ubud, serta WhatsApp SPKT Polsek Ubud 082341047703 guna mempercepat penanganan aduan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud sinergitas antara Polri, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui pendekatan humanis dan persuasif seperti ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.
Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang seperti ini merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan yang aman dan berkarakter. “Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para guru adalah bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat sinergi agar sekolah menjadi tempat yang aman bagi tumbuhnya generasi penerus bangsa,” ujarnya. (dastro)










