Kapolsek Gianyar bersama anggota piket fungsi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan sesosok mayat laki-laki di ruang istirahat karyawan Supermarket Clandys Mart, Jalan Kesatrian No. 5A, Kecamatan Gianyar, pada Minggu pagi (19/4/2026). Kedatangan petugas merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat melalui call center 110 setelah adanya temuan seorang karyawan yang tidak sadarkan diri di dalam ruangan tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban pertama kali ditemukan oleh salah satu karyawan saat hendak memulai aktivitas kerja sekitar pukul 06.30 WITA. Saksi melihat korban dalam posisi terlentang di lantai ruang istirahat karyawan, dengan kondisi tubuh tidak bergerak dan menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Setelah dipanggil berulang kali tanpa respons, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait hingga akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setibanya di TKP, Kapolsek Gianyar bersama personel langsung melakukan pengamanan lokasi serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Gianyar untuk melaksanakan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial A.W. (56), seorang laki-laki, karyawan swasta yang bekerja sebagai petugas keamanan di lokasi tersebut. Petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang berada di sekitar TKP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa jam sebelum ditemukan. Kondisi tubuh korban sudah mengalami kekakuan (rigor mortis) dan perubahan warna kulit, serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk penanganan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sanjiwani Gianyar.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.H., M.H., Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur dan memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. “Kami telah mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim identifikasi, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian,” ujarnya.










