Pangdam IX/Udayana Hadiri Piodalan Pura Agung Udayana dan Dharma Shanti Hari Raya Nyepi Caka 1948

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto didampingi para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana menghadiri kegiatan Piodalan Puja Wali Pura Agung Udayana yang dirangkaikan dengan Dharma Shanti Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 M dengan tema “Vasudhaiva Kutumbakam , Satu Bumi Satu Keluarga Wujudkan TNI PRIMA”, Kamis (2/4/2026), di Pura Agung Udayana, Makodam IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1 Denpasar.

Kegiatan Piodalan Puja Wali dipimpin oleh Ida Pandita Empu Diksa dan dihadiri prajurit serta PNS Kodam IX/Udayana se-Garnisun Denpasar. Prosesi upacara berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Tarian Sakral Rejang Sari serta Tari Topeng Sidakarya, yang menambah suasana religius dan kekhusyukan dalam pelaksanaan Piodalan Puja Wali di lingkungan Makodam IX/Udayana.

Pada kesempatan Dharma Shanti, Pangdam IX/Udayana membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, khususnya kepada prajurit TNI AD dan PNS Kotama yang beragama Hindu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Dharma Shanti ini. Menurutnya, Dharma Shanti bukan hanya bagian dari tradisi spiritual umat Hindu, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kasad juga menjelaskan bahwa Dharma Shanti ini merupakan bagian penutup dari rangkaian Hari Raya Nyepi yang diawali dengan prosesi Melasti, dilanjutkan Tawur Agung Kesanga, kemudian Brata Penyepian, dan diakhiri dengan Ngembak Geni. Seluruh rangkaian tersebut mengandung makna mendalam tentang proses pembersihan diri, introspeksi, serta upaya mewujudkan harmoni dalam kehidupan.

Lebih lanjut disampaikan Kasad bahwa Tema yang diangkat dalam kegiatan ini, “Vasudhaiva Kutumbakam”, berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki makna “seluruh dunia adalah satu keluarga.” Konsep luhur ini menegaskan bahwa kehidupan manusia melampaui batas-batas suku, ras, bangsa, maupun agama, serta menekankan pentingnya persaudaraan dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar umat manusia.

Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menambahkan bahwa ritual Dharma Shanti menjadi refleksi mendalam tentang pentingnya membangun toleransi dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Nyepi mengajarkan kita untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan antar umat beragama. Inilah makna spiritual yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pangdam.

Kegiatan Dharma Shanti juga diisi dengan Dharma Wacana yang disampaikan oleh Dr. Nyoman Arya, S.Ag, yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Hari Raya Nyepi sebagai sarana evaluasi diri agar dapat melangkah ke depan dengan lebih baik.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep Tri Hita Karana, yaitu tiga sumber kebahagiaan yang menjadi landasan kehidupan dalam ajaran Hindu. Konsep tersebut menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, serta manusia dengan alam.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Piodalan Puja Wali dan Dharma Shanti ini tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Hindu di lingkungan Kodam IX/Udayana, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana dapat terus memelihara nilai-nilai spiritual, mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat toleransi antar umat beragama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, bahwa kita semua adalah satu keluarga besar yang hidup berdampingan dalam kebersamaan dan harmoni,” ujar Kapendam. (Pendam IX/Udy)

Berita Terkait

Cegah Penyebaran Rabies, Babinsa Tista Kawal Vaksinasi 218 Hewan Peliharaan Warga
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Kerambitan Rutin Gelar Patroli pada Siang Hari, Sasar Tempat yang dinilai Rawan Kriminalitas
Perkokoh Deteksi Dini dan Cegah Halinar,Lapas Narkotika Bangli Gelar Operasi Gabungan
Gelar FGD Transformasi Layanan SKCK, Polri Dorong Integrasi Data Lintas Kementerian/Lembaga
Jaga Kondusifitas Kota, Sat Samapta Polres Bangli Sambangi Tongkrongan Warga Beri Himbauan Kamtibmas
Waka Polres Tabanan Cek Persiapan Piodalan di Pura Kerta Bhuana, Pastikan Sarana Siap dan Pelaksanaan Khidmat
Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Blahbatuh Kawal Operasi Pasar LPG 3 Kg
Polsek Bangli Gelar KRYD: Pastikan Stok BBM Aman, Pasar Tertib, Wisata Kondusif

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 18:51

Cegah Penyebaran Rabies, Babinsa Tista Kawal Vaksinasi 218 Hewan Peliharaan Warga

Wednesday, 23 September 2026 - 18:19

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polsek Kerambitan Rutin Gelar Patroli pada Siang Hari, Sasar Tempat yang dinilai Rawan Kriminalitas

Wednesday, 23 September 2026 - 17:09

Perkokoh Deteksi Dini dan Cegah Halinar,Lapas Narkotika Bangli Gelar Operasi Gabungan

Wednesday, 23 September 2026 - 16:19

Gelar FGD Transformasi Layanan SKCK, Polri Dorong Integrasi Data Lintas Kementerian/Lembaga

Wednesday, 23 September 2026 - 15:17

Jaga Kondusifitas Kota, Sat Samapta Polres Bangli Sambangi Tongkrongan Warga Beri Himbauan Kamtibmas

Berita Terbaru