Tabanan – Polsek Baturiti melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) di empat SPBU yang berada di wilayah hukum Polsek Baturiti pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.00 Wita. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau ketersediaan BBM serta perkembangan antrean kendaraan di masing-masing SPBU. Dalam kegiatan tersebut, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dipimpin langsung oleh Kapolsek Baturiti Kompol Nyoman Darsana, S.H., bersama anggota guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kelancaran lalu lintas.
Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM di SPBU 54.821.12 di Banjar Luwus tersedia Pertalite sebanyak 10.000 liter dan Pertamina Dex sebanyak 21.900 liter, sedangkan Pertamax Turbo dan Pertamax nihil. SPBU 54.821.03 di Banjar Tuka, Desa Perean Tengah, memiliki stok Pertalite sebanyak 10.000 liter, sementara Pertamax Turbo, Pertamax, dan B50 nihil. SPBU 54.821.15 di Banjar Pacung, Desa Baturiti, tersedia Pertamax sebanyak 5.200 liter, Pertalite 12.900 liter, B50 14.400 liter, dan Pertamina Dex 4.000 liter. Sementara itu, SPBU 54.821.06 di Banjar Kembangmerta, Desa Candikuning, memiliki stok Pertamina Dex sebanyak 2.900 liter, sedangkan Pertamax, Pertalite, dan Pertamax Turbo nihil.
Seizin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. – Melalui Kapolsek Baturiti Kompol Nyoman Darsana, S.H., pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dilaksanakan secara langsung oleh Kapolsek bersama personel Polsek Baturiti sebagai langkah antisipasi terhadap kepadatan kendaraan akibat antrean pengisian BBM. Hasil pemantauan menunjukkan antrean di tiga SPBU, yakni Luwus, Perean Tengah, dan Pacung, memanjang hingga menggunakan sebagian badan jalan. Sementara itu, kondisi antrean di SPBU Candikuning terpantau mulai landai. Personel melakukan pengaturan lalu lintas untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi SPBU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait rencana penyaluran BBM, SPBU Perean Tengah direncanakan menerima Pertalite sebanyak 8.000 liter dan B50 sebanyak 8.000 liter, dengan waktu kedatangan yang belum dipastikan. SPBU Luwus direncanakan menerima Pertalite sebanyak 8.000 liter yang dilaporkan sedang dalam perjalanan. SPBU Pacung direncanakan menerima Pertalite sebanyak 8.000 liter, sedangkan SPBU Candikuning direncanakan menerima Pertamax sebanyak 8.000 liter dan Pertalite sebanyak 16.000 liter, dengan waktu kedatangan yang belum dipastikan. Polsek Baturiti akan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok BBM, perkembangan antrean, serta situasi arus lalu lintas di seluruh SPBU wilayah Kecamatan Baturiti. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan kemudian.
**Humas Polsek Baturiti**










