Siraman Rohani Bangun Harapan, Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Kebaktian

Monday, 25 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan – Warga Binaan umat Nasrani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mengikuti kegiatan ibadah kebaktian sebagai sarana membangun ketenangan batin, memperkuat iman, serta mendekatkan diri kepada Tuhan selama menjalani masa pidana, Senin (25/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk mental, moral, dan spiritual Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Bertempat di Aula Candra Prabhawa, ibadah kebaktian dilaksanakan bersama jemaat dari Yayasan Cornelia Elshaddai yang dipimpin oleh Pendeta Nala. Melalui rangkaian doa, pujian, penyampaian firman Tuhan, serta refleksi rohani, para Warga Binaan diajak memperoleh ketenangan jiwa, meredakan tekanan psikologis, sekaligus menumbuhkan semangat pertobatan dan perbaikan diri.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak Warga Binaan sekaligus sarana pembentukan karakter melalui penguatan nilai-nilai moral dan spiritual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ibadah tidak hanya menjadi pemenuhan hak beragama bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter melalui siraman rohani yang membimbing mereka pada nilai moral, integritas, serta semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Prawira.

Sementara itu, Pendeta Nala mengingatkan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun penyesalan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti memperbaiki diri. “Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi kita tidak boleh terus tenggelam dalam penyesalan. Melalui firman Tuhan, kita diajak merefleksikan diri, bangkit, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan, Rey, turut membagikan pengalamannya setelah mengikuti pembinaan kerohanian di Lapas Tabanan. “Bagi saya, Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi sekolah kehidupan. Di sini saya dibina, ditempa, dan diajak mendekat kepada Tuhan sehingga ketika nanti kembali ke masyarakat, saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat,” ungkap Rey.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

Berita Terkait

Cegah Judi Online, Propam Polsek Rendang Melaksanakan Gaktibplin Dan Cek / Periksa HP Personel
Agar Terciptanya Kelancaran Lalu Lintas Personil Lantas Melaksanakan Penjagaaan dan Pengaturan di Ktl 2
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pangdam IX/Udayana Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Pancasila dalam Pengabdian
Latih Fokus dan Konsentrasi, Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Yoga Bersama
Cegah Fatalitas Jam Sibuk Pagi Hari, Polsek Selemadeg intensifkan Strong Point
Perkuat Karakter dan Integritas, Personel Polsek Pupuan Ikuti Pembinaan Rohani
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polsek Pupuan Hadir Bangun Komunikasi dengan Masyarakat Melalui Patroli
Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa, Polres Bangli Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 20:54

Cegah Judi Online, Propam Polsek Rendang Melaksanakan Gaktibplin Dan Cek / Periksa HP Personel

Thursday, 1 October 2026 - 20:49

Agar Terciptanya Kelancaran Lalu Lintas Personil Lantas Melaksanakan Penjagaaan dan Pengaturan di Ktl 2

Thursday, 1 October 2026 - 19:13

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pangdam IX/Udayana Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Pancasila dalam Pengabdian

Thursday, 1 October 2026 - 18:17

Latih Fokus dan Konsentrasi, Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Yoga Bersama

Thursday, 1 October 2026 - 17:40

Cegah Fatalitas Jam Sibuk Pagi Hari, Polsek Selemadeg intensifkan Strong Point

Berita Terbaru