KARANGASEM, Dugaan sopir truk yang dianiaya dengan dibakar oleh bosnya sendiri berawal dari persoalan setoran truk berujung aksi kekerasan serius yang dialami korban GS (21) yang menderita luka bakar 40 persendi Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (18/9/2026).
Kronologi berawal saat terduga pelaku mendatangi korban yang sedang sakit dan beristirahat di kamar. Keduanya disebut terlibat cekcok terkait uang setoran. Korban dikabarkan hanya mampu menyerahkan sebagian uang yang dipersoalkan.
Tak lama kemudian, korban diduga dibakar menggunakan pertalite. Api turut mengenai kamar tempat korban beristirahat. Dalam kondisi terluka, korban berhasil keluar mencari pertolongan sebelum warga membawanya ke Puskesmas Selat. Korban selanjutnya dirujuk ke RS Prof. Ngoerah (Sanglah) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan terduga pelaku yang merupakan bos korban telah diamankan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk botol bekas wadah pertalite, serta masih mendalami keterangan saksi dan rangkaian kejadian.
Persoalan setoran ataupun utang tidak pernah membenarkan kekerasan. Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian dan seluruh dugaan tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.










