BANGLI – Polres Bangli mengikuti Latihan Olah Strategi Aman Nusa II Tahun 2026 yang digelar secara nasional melalui Zoom Meeting, Kamis (17/9/2026). Kegiatan berlangsung di Rupatama Polres Bangli mulai pukul 10.00 hingga 15.35 WITA.
Latihan tingkat Mabes Polri ini dipimpin langsung oleh Waastamaops Kapolri, Irjen Pol Laksana, S.I.K. dan diikuti jajaran Polda hingga Polres.
Di Polres Bangli, kegiatan dipimpin Kapolres Bangli Akbp Anggun Adhika Putra, S.I.K., M.M., didampingi para PJU dan 13 operator Latihan Aman Nusa II.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Waastamaops Kapolri menegaskan latihan ini menjadi krusial. Sepanjang tahun 2026, Indonesia telah menghadapi 178 kejadian bencana yang didominasi hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Bencana tersebut merusak lebih dari 111.000 rumah, ribuan fasilitas publik, menyebabkan 367 korban jiwa dan memaksa lebih dari 5,1 juta penduduk mengungsi.
” Latihan Olah Strategi Aman Nusa II adalah langkah awal untuk menguji kesiapsiagaan Polri dan seluruh stakeholder. Tujuannya untuk membangun kemampuan pengambilan keputusan, mempercepat respons, dan meminimalkan korban jiwa melalui penerapan Rencana Kontingensi Aman Nusa II,” Tegasnya.
Kegiatan juga diisi paparan dari Karobinops dan Karorenminops Polri. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pelajaran dari kegagalan penanganan Badai Katrina di AS, yakni kegagalan koordinasi, komunikasi antar-instansi yang runtuh, hingga distribusi logistik yang gagal di tahap akhir. Hal ini menjadi refleksi untuk memperkuat koordinasi, integrasi data, dan distribusi bantuan di Indonesia.
Sementara itu, Kapolres Bangli Akbp Anggun Adhika Putra menekankan agar latihan ini tidak hanya seremonial.
” Personel harus paham betul SOP saat bencana terjadi. Di Bangli, kita perlu waspada khusus terhadap karhutla dan kebakaran bangunan yang beberapa kali terjadi. Saya tekankan, setiap kejadian wajib didokumentasikan lengkap, sebelum, saat, dan setelah penanganan sebagai bukti dan bahan laporan,” Ujar Kapolres.
Latihan Olah Strategi sendiri merupakan simulasi pengambilan keputusan tingkat tinggi untuk menguji kesiapan Polda/Polres dalam menangani skenario bencana yang kompleks, tidak hanya penanganan korban, tetapi juga mencegah gangguan kamtibmas dan menjaga stabilitas sosial selama masa tanggap darurat hingga pemulihan.










