KARANGASEM– Memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan keagamaan masyarakat, Personel Polsek Bebandem melalui Bhabinkamtibmas Desa Bhuana Giri Aiptu I Gede Sujana bersama Aiptu I Nengah Suparka melaksanakan pengawalan dan pengamanan ketat rangkaian upacara Ngaben Masal dan Atma Wedana (Ngeroras) warga Dadia Pande Cemara Tebel, Rabu (26/8/2026) dini hari.
Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pukul 03.30 WITA ini berfokus pada pengawalan iring-iringan warga yang bergerak dari Banjar Dinas Cemara Tebel, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem menuju Pantai Jasri untuk melaksanakan prosesi nganyut.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bebandem bersinergi erat dengan unsur pengamanan adat, yakni Pecalang Pande Ki Barak Sesana dan Pecalang Adat Komala. Sinergitas ini dibangun untuk memastikan seluruh rombongan warga yang menggunakan sekitar 40 unit kendaraan roda empat dan 30 unit kendaraan roda dua dapat melintas dengan aman dan tertib.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rute pengawalan melintasi jalur utama Bebandem, Jalan Veteran Barat, hingga Subagan (Kencing) menuju Pantai Jasri, serta pengawalan balik menuju lokasi upacara.
Kapolsek Bebandem AKP IGNB Suastawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian di tengah-tengah kegiatan adat dan keagamaan merupakan bentuk pelayanan prima Polri untuk memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan kamtibmas di jalan raya.
”Melalui sinergitas antara Bhabinkamtibmas dan Pecalang, seluruh rangkaian kegiatan ngeroras dan prosesi nganyut ke Pantai Jasri dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa ada hambatan suatu apa pun,” tegas AKP IGNB Suastawan.
Kehadiran Polri yang membaur dan bekerjasama dengan komponen pengamanan tradisional (Pecalang) ini mendapat apresiasi dari warga masyarakat setempat, sehingga seluruh rangkaian upacara adat dapat berjalan dengan solemn dan hikmat.










